LONDON, KOMPAS.com – Manajer Chelsea, Andre Villas Boas, menantang para pemain penyerang (striker) Chelsea untuk mengisi tempat reguler dalam timnya setelah Fernando Torres dilarang main dalam tiga-pertandingan akibat terkena kartu merah.

Torres mencetak gol keduanya pada pertandingan saat Chelsea mengalahkan Swansea 4-1 di Stamford Bridge, Sabtu lalu. Tapi, striker asal Spanyol itu mendapat kartu merah dalam pertandingan itu.

Kartu merah itu menimbulkan ketegangan karena, pada tiga laga berikutnya, Chelsea harus menghadapi Bolton, Everton, dan QPR. Villas Boas pun menantang tiga striker Chlesea lain, yaitu Nicolas Anelka, Didier Drogba, dan Daniel Sturridge, untuk merebut kesempatan mengisi posisi penyerang.

“Kami memiliki empat striker yang luar biasa, dan mereka semua bermain bagus. Mereka semua bersaing untuk mendapat tempat dalam formasi 4-3-3,” kata Villas Boas, sebagaimana dilaporkan AFP.

“Saya tidak yakin, berapa laga mendatang yang tidak diikuti Fernando. Tetapi, itu akan membuka peluang bagi tiga strikter lain untuk ditantang mengisi posisi itu.”

Dengan biaya transfer dengan 50 juta poundsterling Inggris dari ke Chlesea, Januari lalu, Torres tertekan dengan penampilan buruknya. Sampai sekarang, dia seperti kehilangan keyakinan dan, lebih penting lagi, naluri mencetak gol.

Masalah itu sedikit teratasi saat dia berhasil mencetak gol dalam laga melawan Manchester United. Namun, dia sekaligus bersalah akibat menghilangkan peluang emas menambah satu gol lagi.

Lebih buruk lagi, dia mencetak gol ke gawang Swansea pada menit ke-29, tetapi 10 menit kemudian dapat kartu merah. Itu terjadi karena Torres menerjang Markus Gower dengan dua kakinya pada menit ke-39. Wasit Mike Dean tidak ragu untuk langsung mengusirnya dengan memberi kartu merah.

Villa-Boas menolak untuk mencela strikernya, tapi mengakui Dean telah membuat keputusan tepat. “Soal pengurisan pemain (dengan kartu merah), saya tak bisa berkata apa-apa. Sepertinya itu terlihat sebagai keputusan yang baik dari wasit, “kata Villas Boas.

“Ini sangat disayangkan karena permainan itu menjadi tontonan bagi kita dan bagi para penggemar. Tetapi, pada akhirnya itu adalah apa yang diputuskan wasit, dan kami harus menyesuaikan diri untuk itu,” katanya.

 

Read the rest of this entry »

ngeblog di blog pertama kali

Search
Archives
Categories
Bookmarks